PENGUKURAN; Penskalaan, keandalan, validitas

 

 

 

Kini setelah kita mengetahui empat tipe skala yang dapat dipakai untuk mengukur dimensi dan elemen variable (variable) yang didefinisikan secara operasional adalah perlu untuk menelaah metode penskalaan (yaitu, menentukan nomor dan simbol) untuk memperoleh respons sikap subjek terhadap objek, peristiwa atau orang. Terdapat dua kategori utama skala sikap (jangan dikacaukan dengan empat tipe skala) – skala peringkat dan skala ranking. Skala peringkat (rating scale) memiliki beberapa kategori respons dan digunakan untuk mendapatkan respons yang terkait dengan objek, peristiwa, atau orang yang dipelajari. Skala ranking (rating scale), di sisi lain, membuat perbandingan antara objek, peristiwa, atau orang, dan mengungkap pilihan yang lebih disukai dan merangkingnya. Kedua skala tersebt dibahas di bawah ini.

 

SKALA PERINGKAT

Skala peringkat berikut ini sering dipakai dalam penelitian organisasional :

·         Skala dikotomi

·         Skala kategori

·         Skala likert

·         Skala numerikal

·         Skala diferensial semantik

·         Skala peringkat terperinci

·         Skala peringkat jumlah konstan atau tetap

·         Skala stapel

·         Skala peringkat grafik

·         Skala konsensus

 

·         Skala Dikotomi

 

Skala dikotomi (dichotomous scale) digunakan untuk memperoleh jawaban Ya atau Tidak, seperti dalam contoh di bawah ini. Perhatikan bahwa skala nominal (nominal scale) dipakai untuk mengungkap respons.

 

·         Skala Kategori

 

Skala kategori (categori scale) menggunakan banyak item untuk mendapatkan respons tunggal seperti dalam contoh berikut. Contoh ini juga menggunakan skala nominal.

 

·         Skala Likert

 

Skala Likert (Likert scale) didesain untuk menelaah seberapa kuat subjek setuju atau tidak setuju dengan pernyataan pada skala 5 titik dengan susunan berikut :

 

·         Skala Diferensial Semantik

 

Beberapa atribut berkutub dua (bipolar) diidentifikasi pada skala ekstrem, dan responden diminta untuk menunjukkan sikap mereka pada hal yang bisa disebut sebagai jarak semantik (semantic space) terhadap individu, objek atau kejadian tertentu pada masing-masing atribut. Kata sifat berkutub dua yang digunakan misalnya akan berupa istilah tertentu, seperti Baik-Buruk; Kua-Lemah; Panas-Dingin. Skala diferensial semantik (semantic differential scale) dipakai untuk menilai sikap responden terhadap merek, iklan, objek atau orang tertentu.

 

·         Skala Numerikal

 

Skala numerikal (numerical scale) mirip dengan skala diferensial semantik, dengan perbedaan dalam hal nomor pada skala 5 titik atau 7 titik disediakan dengan kata sifat berkutub dua pada ujung keduanya. Ini juga merupakan skala interval.

 

·         Skala Peringkat Terperinci

 

Pada skala peringkat terperinci (itemized rating scale), skala 5 titik atau 7 titik dengan titik panduan atau jangkar (anchor), sesuai keperluan, disediakan untuk tiap item dan responden menyatakan nomor yang tepat di sebelah masing-masing item, atau melingkari nomor yang relevan untuk tiap item, seperti dalam contoh berikut ini. Respons terhadap item kemudian disajikan. Hal ini menggunakan skala interval.

 

·         Skala Jumlah Konstan atau Tetap

 

Disin responden diminta untuk mendistribusikan sejumlah poin yang diberikan ke berbagai item seperti dalam contoh di bawah. Skala jumlah konstan atau tetap (fixed or constan sum scale) lebih bersifat skala ordinal (ordinal scale).

 

·         Skala Stapel

 

Skala staple (staple scale) secara simultan mengukur arah dan intensitas sikap terhadap item yang dipelajari. Karakteristik minat terhadap studi ditempatkan di bagian tengah dengan jarak skala numerik, katakanlah, dari +3 ke -3, pada tiap sisi item seperti diilustraikan di bawah. Skala ini memberikan ide mengenai seberap dekat atau jauh respons individu terhadap stimulus, sebagaimana ditunjukkan dalam contoh berikut. Karena skala ini tidak memiliki titik nol absolut, skala ini adalah skala interval.

 

·         Skala Peringkat Grafik

 

Gambaran grafis membantu responden untuk menunjukkan pada skala peringkat grafik (graphic rating scale) jawaban mereka untuk pertanyaan tertentu dengan menempatkan tanda pada titik yang tepat pada garis, seperti dalam contoh berikut. Ini merupakan skala ordinal, meskipun contohb erikut mungkin membuatnya terlihat seperti skala interval.

 

·         Skala Konsensus

 

Skala juga dibuat berdasarkan konsensus, di mana panel juri memilih item tertentu, mengukur konsep yang menurut mereka releva. Item dipilih terutama berdasarkan ketepatan atau relevansinya dengan konsep. Skala konsensus (consensus scale) tersebut dibuat setelah item terpilih diperiksa dan diuji validitas dan keandalannya.

 

·         Skala Lainnya

 

Ada juga beberapa metode penskalaan yang sudah sangat maju atau rumit (advance) seperti penskalaan multidimensional (multidimensional scaling), di mana objek, orang, atau kedua-duanya, diskalakan secara visual, dan dilakukan analisis gabungan (conjoint). Hal tersebut memberikan gambar visual mengenai hubungan yang ada dianara dimensi sebuah konsep  (construct).

 

·         Perbandingan Berpasangan

 

Skala Perbandingan Berpsangan (paired comparison) digunakan ketika diantara sejumlah kecil objek, responden diminta untuk memilih antara dua objek pada satu waktu. Hal ini membantu untuk menilai preferensi.

 

·         Skala Komparatif

 

Skala komparatif (comparative scalei) memberikan standar (benchmark) atau poin referensi untuk menilai sikap terhadap objek, kejadian, atau situasi saat ini yang diteliti.

 

·         Validitas Konsep

 

Validitas konsep (construct validity) menunjukkan seberapa baikhasil yang diperoleh dari penggunaan ukuran cocok dengan teori yang mendasari desain tes. Hal tersebut dinilai melalui validitas konvergen (convergent validity) dan diskriminan (discriminant validity).

 

 

2 Komentar

  1. neng said,

    19 Agustus 2009 pada 10:57 pm

    saya masih bingung soal validasi instrumen dengan skala likert menggunakan SPSS. mohon penjelasannya,, thanx,,

  2. jeki said,

    18 Mei 2012 pada 11:19 pm

    trima kasih atas blog ini, membantu saya dalam mengerjakan tugas kuliah..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: