Filosofi Dasar JIT

       Filosofi dasar dari JIT adalah mengurangi segala macam pemborosan seminimal mungkin. Pembororsan ini juga sebagai MUDA, yang berkaitan langsung dengan MURA Dan MURI.

 

       MURA adalah ketidak keteraturan.

      Misalnya jika rencana produksi berfluktuasi baik bertambah maupun berkurang, maka jika dilihat dari beban pekerjaan sekarang akan tidakteraturan terhadap standartnya.

 

       MURI adalah pembebanan yang berlebihan.

      Pembebanan yang berlebihan ini dilihat tidak hanya dilihat dari segi pembebanan mesin saja,tetapi juga termasuk pembebanan manusia dan peralatan pendukung kerja lainnya misalnya kendaraan pengangkut.

Tujuan Sistem Produksi JIT

      Tujuan system Produksi JIT adalah memproduksi produk hanya yang dibutuhkan konsumen,pada waktu yang tepat dan pada tingkat kualitas yang diinginkan.

 

      Untuk mencapai tujuan ini maka dikenali beberapa teknik-teknik produksi yang diterapkan pada JIT, diantaranya adalah lead time reduction , small lot production dan production smoothing

Lead Time Reduction Pada Aliran Produksi

Dengan memperhatikan kondisi diatas maka untuk memperpendek lead time adalah dengan mengurangi atau memperpendek masing-masing komponen waktu diatas.

 

Sep-up time :

              dengan menganalisa dan memisahkan kegiatan set-up menjadi internal set-up (mesin dalam keadaan berhenti) dan eksternal set-up (mesin dalam keadaan berjalan)

              merubah kegiatan internal set-up menjadi eksternal set-up

              mengurangi adjustmen

              mengurangi kegiatan set-up itu sendiri

 

 

Process time

              Untuk operator dengan peningkatan ketrampilan melalui OJT

              Untuk mesin denganmeningkatkan kapasitas mesin melalui pengurangan hal-hal yang menyebabkan mesin / line terhenti

 

Transport time

           Dicapai melalui lay out yang berorientasi pada produk (product lay out)

           Perbaikan metode penanganan material

           Pengiriman dalam jumlah lot kecil namun dengan frekwensi sering

 

Queue time

              Beberapa teknik yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi waktu antrian

              Small lot production dan small transport lot

              Line balancing (memproduksi beraneka produk dalamsatu line)

              Automatic production level control

              Standarisasi operasi

 

Small Lot Production

              Lot adalah kumpulan materialdan part dengan tujuan tertentu.

 

              Small lot production mempunyai arti cara berproduksi dengan lot seminimal mungkin.

 

              Keuntungan dari small lot production adalah kemampuan system produksi beradaptasi dengancepat terhadap perubahan-perubahaneksternal yang sering terjadi.

 

              Faktor apa yang dibutuhkan untuk mencapai produksi dengan lot kecil?

 

Production Smoothing (Heijunka)

              Heijunka adalah menghaluskanvariasi barang (produk/part) baikdalamjumlah item produksi maupun jenisnya untuk perencanaan produksi dalam satu periode.

              Heijunka dilakukan dengan tujuan yang sama dengan small lot production yaitu agar perusahaan mampu mengadaptasi perubahan-perubahanyang terjadi pada keinginan pasar dalam waktu singkat.

 

Untuk ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu :

              Monthly adaptation

              Daily adaptation

 

              Monthly adaptation dilakukan dengan membuat perencanaan produksi bulanan atau master production (dalam 1 tahun atau 3 bulanan), kegiatan ini dilakukan secara regular setiap bulan untuk melakukan perubahan produksi yang diperlukan.

              Daily adaptation dilakukan setelah pembuatan jadual bulanan, kemudian jadual inidipecah menjadi jadual harian yang lebih kecil. Kegiatan inidilakukan regular setiap hari atau minggu.

 

Kanban

              Kanban adalah alat untuk mencapai JIT, artinya dalam berproduksiselain dengan standar waktu juga diperlukanalat pengontrol produksi dan pengangkutan.

 

              Kanban biasanya dikaitkan dengan pulling system/ system tarik.

              Pada system ini, proses berikut mengambil jumlah barang sesuai dengan yangdibutuhkan yang diambil dari proses sebelumnya, sedangkan proses sebelumnya hanya memproduksi sejumlah barang yang telah dikurangi oleh proses berikutnya.

 

              Persyaratan untuk system kanbanadalahditerapkannya production smoothing dan proses yang stabil. Proses yang stabil sangat penting karenajika kondisi tidak stabil, seperti defect, disperse produk atau perbedaan kualitas pada suatu waktu, maka kanban tidak dapat dilakukan dengan baik.

 

Peraturan dalam pemakaian system Kanban :

              Kanban yang dilepas dari proses berikut ditarik keproses sebelum

              Proses sebelum hanya membuat sesuaidengan urutan Knaban yang dilepas

              Tidak berproduksi bila tidak ada kanban

              Kanban harus menempel pada barangnya

              Kualitas produk 100% bagus

 

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian Kanban :

              Pengontrolan jumlah Kanban tiap bulan, bertambah / berkurang terhadap perubahan tingkat produksi

              Koefisien safety sekecil mungkin

              Lakukan pemeriksaan Kanban secara konstan

 

Jenis-jenis Kanban :

              Production instruction Kanban

              Part withdrawal Kanban

              Temporary Kanban

3 Komentar

  1. Anton said,

    21 April 2009 pada 9:26 am

    salam kenal Bung Try..

  2. FITRI said,

    4 Mei 2010 pada 2:31 pm

    salam kenal bung try..

    bagaimana kalau menulis tentang pemahaman tentang heijunka???? =)

  3. kusnugroho said,

    1 Maret 2012 pada 1:24 pm

    apik…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: